bincang bincang dengan djoko pitono (maspit)

24 November 2009

10 hari julhijah

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 6:07 am

 

foto bersama

 

Assalamualaikum wr wb

 

Segala puji hanya milik Allah ta’ala, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada utusan Allah, Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya.

 

Alhamdulillah, semalam kita telah memasuki tanggal 1 Dzulhijjah 1430H. Bulan yang termasuk dalam bulan-bulan haram, bulan haram ada 4 yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Juga termasuk dalam bulan-bulan haji, bulan haji itu ada 3, yaitu Syawal, Dzulqo’dah dan Dzulhijjah.
Adapun Keutamaan Sepuluh Hari Awal Dzul Hijjah adalah sebagai berikut :

Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda:

“Tiada hari yang lebih di cintai Allah ta’ala untuk berbuat suatu amalan yang baik dari pada hari-hari ini iaitu sepuluh hari Zul Hijjah, para sahabat bertanya,” wahai Rasulullah, tidak pula dengan jihad fii sabilillah? Rasulullah menjawab,” tidak, tidak pula jihad fii sabilillah, kecuali jika ia keluar dengan jiwa dan hartanya, kemudian ia tak kembali lagi”.

Dan Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tiada hari yang lebih baik dan lebih di cintai Allah ta’ala untuk beramal baik padanya dari sepuluh hari Dzul Hijjah, maka perbanyaklah membaca tahlil (Laa ilaaha illallah), takbir (Allahu Akbar) dan tahmid (Alhamdu lillah)”.

Begitu pula Ibnu Hibban dalam shahihnya meriwayatkan dari Jabir r.a., bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Hari yang paling utama adalah hari Arafah”

Amalan-Amalan Yang Disyari’atkan Pada Sepuluh Hari Dzul Hijjah :

* Melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan ini adalah amalan yang paling utama. Banyak sekali hadith-hadith Rasulullah SAW yang menjelaskan keutamaan haji dan umrah, di antaranya:

“Dari umrah yang satu ke umrah yang lain sebagai penghapus dosa-dosa diantara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasannya, kecuali surga”
Dan banyak lagi hadits-hadits yang lain.

* Puasa dengan sempurna (penuh) pada sepuluh hari Dzul Hijjah atau semampunya, terutama pada hari Arafah (9 Dzul Hijjah) bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. Tidak diragukan bahwa ibadah puasa merupakan bentuk amalan yang utama dan ia merupakan amalan yang di pilih oleh Allah ta’ala untuk diri-Nya. Sebagaimana terdapat dalam sebuah hadits Qudsy:

“Puasa adalah untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya, dia (hamba yang berpuasa) meninggalkan syahwat, makan dan minumnya demi Aku”

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudry t berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah ada seorang hamba yang berpuasa sehari di jalan Allah, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka selama tujuh puluh tahun (jarak tempuh perjalanan selama tujuh puluh tahun) karena puasanya”. (Muttafaq
Alaih).

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Qatadah r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Saya mengharap kepada Allah agar puasa pada hari Arafah menghapuskan dosa tahun sebelumnya dan tahun yang sesudahnya”

* Membaca takbir (Allahu Akbar) dan memperbanyak zikir pada hari-hari ini, Allah ta’ala berfirman:

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari –hari yang telah ditentukan”. (QS. Al Hajj: 28).

Hari-hari yang telah di tentukan dalam ayat ini ditafsirkan dengan sepuluh hari Zul Hijjah.

Para ulama berpendapat bahawa disunatkan pada hari-hari ini untuk memperbanyak zikir, sebagaimana terdapat dalam sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, termaktub dalam musnad Imam Ahmad:

“Maka perbanyaklah pada hari-hari ini tahlil, takbir dan tahmid”
Imam Bukhari rahimahullah menjelaskan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuma, mereka berdua pergi ke pasar pada sepuluh hari Dzul Hijjah untuk menggemakan takbir pada khalayak ramai, lalu orang-orang mengikuti takbir mereka berdua.

Ishaq meriwayatkan dari para ahli fiqih pada masa tabi’in, bahwa mereka mengucapkan pada sepuluh hari Dzul Hijjah:

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada ilah yang berhak untuk di sembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar, AllAh Maha besar dan bagi Allah segala pujian”

Dan disunnahkan pula mengeraskan suara ketika melantunkan takbir di tempat-tempat umum, seperti: di pasar, di rumah, di jalan umum atupun di masjid dan di tempat-tempat yang lain.

Allah berfirman:

“Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu”. (QS. Al Baqarah: 185).

Dan dibolehkan berzikir dengan semampunya dari berbagai macam takbir, tahmid, tasbih dan do’a-do’a lain yang disyari’atkan.

* Bertaubat dan menutup setiap pintu maksiat dan dosa, hingga ia meraih ampunan dan rahmat Allah, karena maksiat dapat menjauhkan seseorang dari rahmat-Nya, sedangkan keta’atan dapat mendekatkan seseorang kepada Allah dan meraih cinta-Nya. Diriwayatkan dari Abu Hurairah t, bahwa Rasulullah r bersabda:

“Sesungguhnya Allah cemburu dan cemburunya Allah adalah terhadap hamba-Nya yang melakukan hal-hal yang diharamkan-Nya”( Muttafaq ‘alaih).

* Memperbanyak amal shaleh dan ibadah-ibadah yang di sunnahkan, seperti; shalat, jihad, membaca Al-Quran, dan beramar ma’ruf nahi mungkar dan lain-lain, karena sesungguhnya ibadah-ibadah semacam ini dilipatgandakan
pahalanya, bahkan amalan-amalan yang biasa lebih utama dan dicintai Allah dari pada amalan yang utama pada waktu yang lain.

* Disyari’atkan untuk melantunkan takbir di sepanjang malam dan siang hingga shalat Ied (ini dinamakan takbir mutlak), begitu pula takbir muqayyad yaitu takbir yang dilakukan setelah shalat jama’ah fardhu. Bagi mereka yang tidak elaksanakan ibadah haji, waktu takbir di mulai sejak fajar hari Arafah, sedangkan bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji, waktunya dimulai dari Zuhur hari qurban hingga Ashar hari tasyriq yang terakhir.

* Disyari’atkan pula qurban pada hari raya Iedul-Adha dan hari-hari tasyriq. Sunnah ini sejak nabi Ibrahim ‘alaihissalam, di saat Allah menebus Ismail ‘alaihissalam (putera Ibrahim) dengan seekor hewan sembelihan yang besar.

Terdapat dalam hadith sahih bahwa Rasulullah SAW berqurban dengan dua ekor kambing yang gemuk, beliau menyembelihnya dengan tangan sendiri, dengan cara: membaca bismillah dan bertakbir seraya meletakkan kakinya pada kedua leher kambing. (Muttafaq ‘alaihi ).

* Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi r bersabda,”Bila kalian melihat hilal (bulan sabit) DzulHijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkorban maka hendaknya ia tidak
memotong rambut dan kukunya”. Dan dalam riwayat yang lain dijelaskan,” Maka janganlah ia mengambil rambut dan kukunya hingga ia menyembelih qurbannya”.

Barang kali hal tersebut diserupakan dengan seseorang yang menggiring sembelihannya, Allah ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu mencukur kepalamu sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya”. (QS. Al Baqarah: 196).

Teks larangan di atas khusus untuk pemilik hadyu (hewan sembelihan yang dibawa dari negeri seseorang yang elakukan haji) tidak termasuk isteri dan anak, kecuali jika salah satu dari mereka memiliki kurban khusus, dan tidak mengapa membasuh kepala dan menggaruknya meskipun hal itu menyebabkan beberapa helai rambut tercabut.

* Hendaknya seorang muslim bersungguh-sungguh melaksanakan salat Ied, mendengarkan khutbah, mendapat pencerahan ilmu, dan mengetahui hikmah disyari’atkannya shalat Ied, yaitu: hari untuk menggemakan kesyukuran dan
beramal kebajikan.

Bukan menodai hari ini dengan kebanggaan dan kesombongan, serta tidak menghabiskan waktu untuk berfoya-foya dan terjerumus ke dalam hal-hal yang diharamkan, antaranya; tari-menari, meminum minuman keras dan lain sebagainya yang akan menghapuskan segala pahala amal shaleh di sepuluh hari Dzul Hijjah.

* Akhirnya hendaknya setiap muslim dan muslimah memanfaatkan semaksimal mungkin hari-hari ini untuk ketaatan kepada Allah, zikir dan syukur kepada-Nya serta memenuhi semua kewajiban dan menjauhi setiap larangan begitu pula meraih karunia-karunia Allah untuk mendapatkan redha-Nya.

Dan hanya Allah pemberi taufiq dan hidayah kejalan yang lurus, mudah-mudahan Allah senantiasa mencurahkan rahmat dan kesejahteraan-Nya kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Abdullah Bin Abdurrahman Al-Jibrin

5 November 2009

MATIKAN HP SEKARANG JUGA !!!!

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 7:27 am

Matikan Ponsel Anda Ketika Naik Pesawat 05-12-2008 / 19:25:45 oleh : agus kribo Tulisan di bawah adalah surat sahabat saya, yang meminta suratnya untuk disebarluaskan, karena menurutnya sangat perlu untuk diketahui oleh semua orang, harapannya jangan sampai terjadi lagi hal yang mengerikan di dunia penerbangan. Silakan Anda simak. Teman-teman yang budiman, Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Saya tidak tahu apa penyebabnya. Tapi kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan. Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, padahal saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya. Ketika ditanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah Manager salah satu perusahaan industri, dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunakan ponsel di dalam ruangan mesin turbin. Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi ponsel dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi, akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati. Rakyat kita ini memang high class… handphone nya mahal, transportasi pakai pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gak tahu kenapa larangan itu dibuat, ada yang tahu tapi tetap gak peduli. Orang Indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras. Buat yang belum tahu, kenapa tidak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya: Informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontribusi yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang. Contoh kasusnya antara lain; 10 January 2000. Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja take-off dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat. Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupadimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi. Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang “final approach” untuk “landing” di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998). Di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan. Para “pelanggar hukum” itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, di samping merupakan gangguan terhadap kenyamanan orang lain. Padahal awak kabin selalu mengingatkan penumpang sebelum take off dan ketika akan mendarat, ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat. Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu , Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar, Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas diakibatkan oleh CD & game. Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS. Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik. Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang. Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar. Wassalam, Hetty Yulianti Sangat beralasan kekhawatiran sahabat saya, karena sayapun kerap mengalami dan melihat di dalam pesawat ada penumpang tidak peduli dengan bahaya yang akan terjadi, akibat ulahnya. Mungkin ada baiknya para produser ponsel ketika mengiklankan produknya, memberikan peringatan bahaya pemakaian ponsel didalam pesawat, seperti yang telah dilakukan iklan rokok. Harapannya sih bisa mengurangi pelanggaran yang ada, jika tidak pun kita sebagai manusia cukup mengelus dada sendiri, buang napas, dan memaklumi bahwa perilaku seperti ini memang sudah laten dan mendarah daging. Salam SCTV ——————————— dikutip dari blog sctv

16 Oktober 2009

djoko pitono

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 3:07 pm
joko pitono

joko pitono

djoko pitono

kelahiran surabaya

tinggal di malang jatim

punya 1 istri  dan 3 anak, 2 cowok, 1 cewek

hobi kenalan, pingin buanyak saudara

13 Oktober 2009

pondok gontor

Diarsipkan di bawah: agama — maspit @ 12:59 pm

saya ingin menyekolahkan anak saya ke gontor tetapi ada pikiran yang mengganjal takut nanti kalau disana dia mengalami kesulitan siapa yang mau bantu anak saya, sebab anak saya ini anaknya agak manja tolong saudara-2 yang pernah atau berpengalaman di gontor beri advice saya tks.

13 Agustus 2009

Selamat Datang Ramadhan Mubarak

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 7:54 am

Anwar Alawlaki

Anwar Alawlaki

Anwar Alawlaki

Selamat Datang Ramadhan Mubarak

Ramadhan adalah bulan dedikasi untuk Al Quran. Semoga kita semua bisa berhubungan dengan kebaikan sepanjang bulan suci ini.

 

Ramadhan Mubarak untuk kita semua. Kami memohon kepada Allah swt agar senantiasa membimbing kita melakukan perbuatan baik, dan berkenan menerima ibadah shaum dan doa kita.

Ramadhan adalah bulan Al Quran dan kebaikan. Ibnu Abbas mengatakan, “Saya tidak pernah melihat orang yang lebih baik lagi daripada Rasulullah, dan dia adalah orang yang paling murah hati ketika Jibril membacakan Quran dengannya.”

Imam Malik biasanya menutup semua buku hadis dan fiqihnya pada bulan Ramadhan dan mendedikasikan waktunya untuk Al Quran sepanjang bulan ini.

Allah swt berfirman bahwa Ramadhan adalah bulan di mana Al Quran diturunkan. Jadi, pembukaan Quran dimulai pada bulan Ramadhan.

Maka, saudara-saudariku, kita harus fokus pada Al Quran selama bulan suci ini. Janganlah kita pernah lupa bahwa Ramadhan adalah bulan di mana banyak peperangan besar terjadi, seperti perang yang biasa saja, perang Badar, dan juga penaklukan kota Mekkah yang terjadi pada bulan ini. Juga ada peperangan besar yang menyelematkan bangsa Muslim dari invasi bangsa Mongol, yaitu pada perang Ayn Jalut.

Jadi jangan pernah juga kita melupakan bahwa saudara-sudara kita berjuang bersama kita, hendaknya untuk mereka itu kita senantiasa berdoa dan mengirimkan dukungan.

Kita harus bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk berbuka shaum bersama keluarga kita, sementara ribuan saudara kita di penjara dan hanya Allah yang tahu kondisi mereka. Mereka adalah ribuan keluarga yang terpisahkan dari keluarga terkasihnya. Mari kita doakan mereka sepanjang Ramadhan ini.

Ya Allah, bebaskanlah saudara-saudara Muslim kami dari penjara para tiran, dan berkahilah mereka dengan rahmatmu. Ya Allah, terima lah perbuatan baik kami dan maafkanlah kesalahan-kesalahan kami selama ini. Amiin.

8 Agustus 2009

sa’amah

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 12:46 pm
temanku

temanku

yang di tengah namanya sa’amah dia temaku sekantor orang penuh semangat dan pinter ngaji lho…, siapa yang mau belajar ngaji silahkan hubungi dia

jangan sombong

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 10:57 am
maspit dan elly

maspit dan elly

jangan sombong

 meskipun dirimu udah punya harta yang berlimpah, mobil-2 mewah, rumah-2 megah serta pu;uhan vila…

jangan sombong

meskipun dirimu udah dianggap seorang yang suci,seorang alim ulama,  seorang yang taat beragama,  seorang ustad, seorang kyai, sorang yang terhormat …

jangan sombong meskipun dirimu seorang yang ganteng, seorang yang banyak dicintai, seorang yang mempunyai istri banyak dan cantik2, seorang yang mempunyai anak yang sholeh2, seorang yang punya jabatan danseorang yang mempunyai banyak kelebihan yang lainnya…

ingat semua itu tidak berarti apa-apa bila dirimu nanti masuk NERAKA

jadi jangan sombongkan dirimu sebelum dirimu benar-2 sudah masuk SURGA ALLAH

maspit

31 Juli 2009

Jauhi Tiga Perkara!

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 7:58 am

Pengajian: Jauhi Tiga Perkara!
Oleh : Agus Handoko

Manusia diciptakan kemuka bumi ini untuk mengelola sesuatu yang ada
didalamnya dengan sebenar-benarnya, dan juga untuk menghamba kepada Sang
Khalik Allah Swt.dengan mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Setiap perbuatan manusia akan dimintai pertanggung jawabannya di akherat
kelak, maka jalan apa yang akan ditempuh itulah pilihan setiap individu,
yang pada akhirnya manusia akan merasakan bahagia atau sengsara.
Rasulullah saw memberikan jaminan kepada kaum muslimin selama mereka
terbebas dari tiga perkara sebelum kematian terjadi pada dirinya, beliau
bersabda:

åîæò åîÇÊî èîçïèî ÈîÑðêòÁì åðæò ËîäÇîËí : ÃîäòãðÈòÑï èîÇäòÚïäïèòäï
èîÇäÏñîêòæï ÏîÎîäî ÇäòÌîæñîÉî

Barangsiapa yang mati dan ia terbebas dari tiga hal, yakni sombong,
fanatisme dan utang maka ia akan masuk surga (HR. Tirmidzi(.

Hadis diatas menunjukkan kepada kita semua sebagai ummat Nabi Muhammad
untuk hindari tiga perkara tersebut yaitu : memiliki sifat sombong,
fanatisme kepada golongan dan juga memiliki hutang yang belum dibayar.
Kesemuanya parkara tersebut berdampak negatif bagi setiap jiwa muslim.

1. Sombong.

Sombong adalah sifat yang dimiliki manusia dengan menganggap dirinya
lebih dengan meremehkan orang lain, karenanya orang yang takabbur itu
seringkali menolak kebenaran, apalagi bila kebenaran itu datang dari
orang yang kedudukannya lebih rendah dari dirinya, Rasulullah Saw
bersabda:
ÇîäòãðÈòÑï Èî×îÑï ÇäòÍîâðñ èîÚîåò×ï ÇäæñîÇÓð
Takabbur itu adalah menolak kebenaran dan dan menghina orang lain (HR.
Muslim).

Sombong merupakan sifat iblis laknatullah, dengan sebab itulah ia divonis
ingkar/kafir kepada Allah Swt, sebagaimana firman Allah Swt :
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk
tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “bersujudlah
kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak
termasuk mereka yang sujud. Allah berfirman: Apakah yang menghalangimu
untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu?. Iblis menjawab: aku
lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau
ciptakan dari tanah. Allah berfirman: turunlah kamu dari syurga itu,
karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka
keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina (QS 7:11-13,
lihat pula QS 40:60).

Ada banyak dampak negatif atau bahaya dari sifat sombong ini, diantara
adalah: Pertama, Tidak senang pada saran apalagi kritik, hal ini karena
ia sudah merasa sempurna, tidak punya kekurangan, apalagi bila
kesombongan itu tumbuh karena usianya yang sudah tua dengan segudang
pengalaman, ia akan menyombongkan diri kepada orang yang muda, atau
sombong karena ilmunya banyak dengan gelar kesarjanaan.

Kedua, Tidak senang terhadap kemajuan yang dicapai orang lain, hal ini
karena apa yang menjadi sebab kesombongannya akan tersaingi oleh orang itu
yang menyebabkan dia tidak pantas lagi berlaku sombong, karenanya orang
seperti ini biasanya menjadi iri hati (hasad) terhadap keberhasilan,
kemajuan dan kesenangan yang dicapai orang lain, bahkan kalau perlu
menghambat dan menghentikan kemajuan itu dengan cara-cara yang
membahayakan seperti memfitnah, permusuhan hingga pembunuhan.

Ketiga, Menolak kebenaran meskipun ia meyakininya sebagai sesuatu yang
benar, hal ini difirmankan Allah Swt di dalam Al-Qur’an: Dan mereka
mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka), padahal hati
mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan
orang-orang yang berbuat kebinasaan (QS 27:14).

Keempat, Dibenci Allah Swt yang menyebabkannya tidak akan masuk syurga.
Allah Swt berfirman: Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah
mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong (QS 16:23).

Di dalam hadits, Rasulullah Saw bersabda:

äÇî êîÏòÎïäï ÇäòÌîæñîÉî åîæò ãîÇæî áðé âîäòÈðçð åðËòâîÇäï ÐîÑñîÉí åðæò ãðÈÑòí

Tidak masuk syurga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi
dari sifat kesombongan (HR. Muslim).

2. Ta’asshub atau Fanatisme.

Ta’asshub atau yang dikenal fanatic kepada perorangan atau kelompok
tertentu, hal tersebut terjadi ditengah-tengah masyarakat dan tidak bisa
dipungkiri bahwa manusia termasuk kaum muslimin hidup dengan latar
belakang yang berbeda-beda, termasuk latar belakang kelompok, baik karena
kesukuan, kebangsaan maupun golongan-golongan berdasarkan organisasi
maupun paham keagamaan dan partai politik, hal ini disebut dengan
ashabiyah. Para sahabat seringkali dikelompokkan menjadi dua golongan,
yakni Muhajirin (orang yang berhijrah dari Makkah ke Madinah) dan Anshar
(orang Madinah yang memberi pertolongan kepada orang Makkah yang
berhijrah). Pada dasarnya golongan-golongan itu tidak masalah selama tidak
sampai pada fanatisme yang berlebihan sehingga tidak mengukur kemuliaan
seseorang berdasarkan golongan, hal ini karena memang Allah Swt
mengakuinya, hal ini terdapat dalam firman Allah yang artinya:
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki
dan seorang perempuan dan menjadikan kamu bersuku-suku dan
berbangsa-bangsa supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang
yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling
bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS
49:13).

Manakala seseorang memiliki fanatisme yang berlebihan terhadap golongan
sehingga segala pertimbangan dan penilaian terhadap sesuatu berdasarkan
golongannya, bukan berdasarkan nilai-nilai kebenaran, maka hal ini sudah
tidak bisa dibenarkan, inilah yang disebut dengan ashabiyah yang sangat
dilarang di dalam Islam, apalagi bila seseorang sampai mengajak orang lain
untuk bersikap demikian, lebih-lebih bila seseorang siap mati untuk semua
itu, maka Rasulullah Saw tidak mau mengakui orang yang demikian itu
sebagai umatnya, hal ini terdapat dalam hadits Nabi Saw:

äîêòÓî åðæñîÇ åîæò ÏîÙîÇ Çðäîé ÙîÕîÈðêñîÉí èîäîêòÓî åðæñîÇ åîæò âîÇÊîäî
Ùîäîé ÙîÕîÈðêñîÉí èîäîêòÓî åðæñîÇ åîæò åîÇÊî Ùîäîé ÙîÕîÈðêñîÉí

Bukan golongan kami orang yang menyeru kepada ashabiyah, bukan golongan
kami orang yang berperang atas ashabiyah dan bukan golongan kami orang
yang mati atas ashabiyah (HR. Abu Daud)

3. Utang.

Dalam hidup ini, manusia seringkali melakukan hubungan muamalah dengan
sesamanya, salah satunya adalah transaksi jual beli. Namun dalam proses
jual beli tidak selalu hal itu dilakukan secara tunai atau seseorang tidak
punya uang padahal ia sangat membutuhkannya, maka iapun meminjam uang
untuk bisa memenuhi kebutuhannya, inilah yang kemudian disebut dengan
utang. Sebagai manusia, apalagi sebagai muslim yang memiliki harga diri,
sedapat mungkin utang itu tidak dilakukan, apalagi kalau tidak mampu
membayarnya, kecuali memang sangat darurat, karena itu seorang muslim
harus hati-hati dalam masalah utang, Rasulullah Saw bersabda:
ðÇêñîÇãïåò èîÇäÏñîêòæð áîÇðæñîçï çîåñì ÈðÇääñîêòäð èîåîÐîäñîÉì ÈðÇäæñîçîÇðÑ

Berhati-hatilah dalam berutang, sesungguhnya berutang itu suatu kesedihan
pada malam hari dan kerendahan diri (kehinaan) pada siang hari (HR.
Baihaki)

Bagi seorang muslim, utang merupakan sesuatu yang harus segera dibayar, ia
tidak boleh menyepelekannya meskipun nilainya kecil. Bila seorang muslim
memiliki perhatian yang besar dalam urusan membayar utang, maka ia bisa
menjadi manusia yang terbaik. Rasulullah Saw bersabda:

ÎîêòÑï ÇäæñîÇÓð ÎîêòÑïçïåò âîÖîÇÁë
Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam membayar utang (HR. Ibnu
Majah).

Namun apabila manusia yang berutang tidak mau memperhatikan atau tidak mau
membayarnya, maka hal itu akan membawa keburukan bagi dirinya, apalagi
dalam kehidupan di akhirat nanti, hal ini karena utang yang tidak dibayar
akan menggerogoti nilai kebaikan seseorang yang dikakukannya di dunia,
kecuali bila ia memang tidak mempunyai kemampuan untuk membayarnya,
Rasulullah Saw bersabda:

ÇîäÏñîêòæï ÏîêòæîÇæð áîåîæò åîÇÊî èîçïèîêîæòèðéò âîÖîÇÁîçï áîÃîæîÇ
èîäðêñïçï èîåîæò åîÇÊî èîäÇîêîæòèðéò âîÖîÇÁîçï áîÐîÇäðãî ÇäñîÐðéò
êïÄòÎîÐïåðæò ÍîÓîæîÇÊðçð äîêòÓî êîèòåîÆðÐí ÏðêòæîÇÑì èîäÇîÏðÑòçîåì.

Utang itu ada dua macam, barangsiapa yang mati meninggalkan utang,
sedangkan ia berniat akan membayarnya, maka saya yang akan mengurusnya,
dan barangsiapa yang mati, sedangkan ia tidak berniat akan membayarnya,
maka pembayarannya akan diambil dari kebaikannya, karena di waktu itu
tidak ada emas dan perak (HR. Thabrani).

Ketiga perkara tersebut jangan sampai terjadi pada diri kita sebagai ummat
Islam. Sehebat apapun orang/golongan/partai yang kita ikuti, namun ketika
berbuat salah maka seyogyanya bagi kita untuk mengislahnya jangan taklid
buta. Hindari sifat yang selalu mendewakan diri sendiri, mengenggap lebih
dari orang lain. Milikilah sifat yang selalu menerima pemberian dari Allah
Swt (Qona’ah), jangan sampai kita memiliki hutang karena selalu tidak puas
terhadap rizki yang kita dapatkan.
Wallahu A’lam Bisshawab.

30 Juli 2009

ELLY YUNITA

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 6:32 am
elly_yunita

elly_yunita

kenalin teman ini temanku satu kantor manis ya orangnya…

14 Juli 2009

sman 11 surabaya

Diarsipkan di bawah: umum — maspit @ 3:12 pm

assalamu’alaikum wr. wb.

teman-2 alumni tahun 1983-1986 ayo gabung disini kunjungi situsku ini, juga adik-2 dan anak-2ku ayo ramaikan situsku ini ya biar kita tetap ada talisilaturahmi antara yang muda dan yang tua ok? dan kita bisa bagi-2 iformasi.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.